Berita

Ian Murdock, Pendiri Debian, Meninggal Dunia

Ian MurdockIan Murdock, pendiri proyek Debian, meninggal dunia di usia 42 tahun. Sekitar Senin siang tiga hari lalu, dalam akun Twitter @imurdock, ia merasa diganggu oleh polisi dan bermaksud melakukan bunuh diri. Yang kemudian ia batalkan sendiri.

Beberapa orang berhasil mendokumentasikan beberapa twit terakhir Ian sebelum akun tersebut ditutup, di pastebin maupun di web archive. Sebelum meninggal, twit-twit ini dianggap kontroversial, banyak yang mempercayainya, tak sedikit pula yang menyebut akun Twitter Ian telah diretas.

Banyak orang ingin mendapatkan kejelasan dengan cara mengirim pesan ke Docker (perusahaan pengembang docker, tempat Ian bekerja). Sayangnya mereka tidak mendapatkan balasan apa-apa dari pihak Docker.

Puncaknya Senin malam, Ian menghembuskan nafas terakhirnya. “Dalam keadaan duka yang mendalam kami menginformasikan bahwa Ian Murdock meninggal pada hari Senin malam,” tulis CEO Docker Ben Golub.

Debian, dalam tulisan berkabungnya menyatakan, “Dengan berat hati, Debian berkabung atas meninggalnya Ian Murdock, pendukung Free Open Source Software, seorang ayah, seorang anak, dan ‘ian’ dalam Debian.”

“Mimpi Ian hidup, komunitas Debian tetap sangat aktif, dengan ribuan pengembang bekerja berjam-jam demi sistem operasi yang aman dan dapat diandalkan. Segala pikiran komunitas Debian bersama keluarga Ian di waktu yang sulit ini.”

Berdasarkan penjelasan polisi San Francisco, beberapa polisi dipanggil ke Steiner dan Union St pada jam 11.30 malam, hari Sabtu 26 Desember, karena muncul laporan seorang laki-laki yang berusaha membobol rumah, laki-laki ini teridentifikasi sebagai Ian Murdock. Dilaporkan, dalam keadaan mabuk Ian berkelahi dengan polisi-polisi ini sehingga mendapatkan tiket ke pengadilan atas dugaan serangan terhadap polisi. Tapi tim medis memintanya ke rumah sakit, dan polisi melepaskannya.

Beberapa jam kemudian, Minggu 27 Desember jam 2.40 pagi, polisi dipanggil lagi, dengan laporan Ian memukul-mukul pintu tetangga di blok yang sama. Ia pun dipenjara. Dan pada hari Minggu, Ian telah membayar surat tanggungan seharga $25000. Kemudian meninggal di hari selanjutnya.

Sayangnya belum ada penjelasan resmi dari pihak keluarga.

Ian Ashley Murdock, terimakasih atas kerja kerasmu. Terimakasih atas proyek open source mu yang luar biasa!

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top