Open Source Software

Google Rilis Machine Learning Terbarunya Sebagai Open Source

tensorflow
Kekuatan Google ada pada banyak hal, salah satunya ada pada sistem machine learning nya.

Pada tahun 2011, Google membangun machine learning yang mereka namakan sebagai DistBelief. DistBelief bertanggung jawab membangun neural network di semua datacenter Google. Google menyontohkan penggunaannya: DistBelief mampu memelajari gambar YouTube yang tidak memiliki label untuk meningkatkan pengenalan suara Google app hingga 25 persen dan untuk membangun pencarian gambar di Google Photos.

Karena DistBelief dianggap memiliki keterbatasan, Google merilis machine learning generasi-kedua, TensorFlow. Dan pada bulan ini, Google secara resmi meng-opensource-kan machine learning terbarunya.

“TensorFlow merupakan proyek umum, fleksibel, portable, mudah dipakai, dan open source.” Tulis Google. “.. TensorFlow lebih cepat dua kali dibanding DistBelief.”

Pengguna bisa memakai TensorFlow sebagai alat untuk mengekspresikan komputasi dalam bentuk flow graph.

TensorFlow dibangun dalam bentuk library standalone, lengkap dengan tool yang berhubungan, tutorial, dan contoh-contohnya. Machine learning ini dirilis dengan lisensi Apache 2.0.

Untuk melihat penjelasan lengkapnya, Anda bisa mengunjungi tensorflow.org.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top