Tips Tutorial

Amankah Menggunakan Kill -9 di Linux?

killAmankah menggunakan kill -9 untuk mematikan proses secara paksa?

Di banyak tutorial per-linux-an, perintah kill -9 sangat sering kita temukan. Perintah ini dianggap sebagai perintah yang harus dilakukan bila pengguna ingin “membunuh” proses yang sedang berjalan.

Supaya tidak bingung, berikut sedikit ulasannya.

Apa itu -9 ?

-9 adalah kode SIGKILL, sebuah sinyal untuk mengakhiri proses secara langsung. Sinyal ini benar-benar memaksa sebuah proses untuk berakhir, tidak peduli apakah proses tersebut membawa proses atau berkas lain yang berhubungan dengan proses yang dimatikan. Resiko dari sinyal ini adalah berkas yang rusak atau keadaan lain yang akan merugikan pengguna.

Sangat berbeda dengan SIGTERM, yang mengirim sinyal mati dengan lebih halus.

SIGTERM ?

SIGTERM disimbolkan dengan -15. Sinyal ini mengirim permintaan termination (penghentian) pada sebuah proses. Sinyal ini bisa saja dilaksanakan atau ditolak. Bila sebuah proses menerima sinyal ini, proses akan dimatikan dengan terlebih dahulu mengecek apakah ada proses lain yang mengikutinya, yang kemudian akan dimatikan lebih dulu oleh SIGTERM. Dengan kata lain, proses akan dimatikan setelah keadaan aman, resiko proses atau berkas yang rusak pun tidak ada.

Misalnya, ketika saya menjalankan kill -15 3456. Proses dengan PID 3456 akan dimatikan setelah pemutusan koneksi socket, penghapusan berkas temp, penginformasian ke sub-proses bahwa proses induknya mati, dan seterusnya.

Kesimpulan

Gunakan kill -15 (SIGTERM) untuk mematikan sebuah proses, alih-alih menggunakan kill -9 (SIGKILL). Walaupun lebih banyak memakan waktu, SIGTERM lebih baik dan aman untuk dilakukan.

Catatan:

Perintah kill maupun killall mengirim sinyal SIGTERM secara default, sehingga pengguna hanya perlu menjalankan perintah kill nomor_pid (tanpa -15).

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top