Linux Mint

Linux Mint 17.1 Gunakan Codename “Rebecca”

Developer Linux Mint sudah mengumumkan versi 17.1 yang akan memiliki codename “Rebecca”. Penggunaan codename pada setiap versi bukanlah hal yang terlalu penting, baik bagi developer maupun bagi komunitas. Tapi penamaan seperti itu akan memudahkan para pengguna untuk menyebut sebuah versi tertentu.

linux mint

Jika Anda perhatikan, konsep penamaan codename pada Linux Mint adalah sesuai alfabet. Linux Mint 17 adalah “Qiana” sedangkan versi sebelumnya yakni versi 16 adalah “Petra”. Dan akan disusul dengan versi 17.1 yakni “Rebecca”.

Umumnya, penamaan codename pada branch yang sama (dalam kasus ini adalah versi 17.1 di branch 17.x) harus mempunyai huruf awal yang sama. Dapat Anda bayangkan, mencari sebuah nama dengan huruf “Q” diawalnya adalah hal yang sangat susah. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menggunakan alfabet setelah Q, yakni “R”.

“Rebecca” diambil dari bahasa Ibrani yang berarti “mengikat”.

Pengguna Linux Mint pasti sudah banyak yang tahu di mana distro ini menggunakan Ubuntu 14.04 LTS sebagai “bahan baku” nya. Ini berarti, beberapa versi selanjutnya (branch 17.x) tetap menggunakan Ubuntu 14.04 seperti Linux Mint 17.1, 17.2, dan 17.3.

Penasaran dengan “Rebecca”? Kita tunggu saja perkembangannya dari para developer Linux Mint ini.

Info: linuxmint.com

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top