Debian

Debian Kembali Gunakan GNOME Sebagai Desktop Standar

Debian
Setelah begitu lama Debian menggunakan Xfce sebagai desktop standar pengganti GNOME, sekarang Debian justru kembali lagi menggunakan GNOME.

Beberapa hari yang lalu developer Debian, Joey Hess, mengumumkan penggunaan kembali GNOME Shell sebagai desktop standar menggantikan Xfce di halaman tasksel. Keputusan ini berdasarkan faktor aksesibilitas, integrasi systemd, dan lainnya yang berhubungan dengan Debian Jessie secara teknis.

Selain itu, besarnya komunitas yang dimiliki GNOME juga menjadi hal yang sangat penting. GNOME 3 saja juga telah melakukan perbaruan secara besar-besaran.

Keputusan penggunaan GNOME didukung oleh pernyataan Hess yang mengungkapkan bahwa dia sudah yakin sekitar 80%, GNOME berjalan di Debian.

Debian 8.0 atau Debian Jessie sepertinya akan diluncurkan tahun depan dengan fase beku (freeze) akan terjadi awal November.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top